Andrea Pirlo Puji Cristiano Ronaldo Kemenangan Juventus

Andrea Pirlo Puji Cristiano Ronaldo Kemenangan Juventus

Sang superstar Portugal kembali menjadi bintang kemenangan Bianconeri dengan sepasang golnya ke gawang Cagliari.

Cristiano Ronaldo dielu-elukan sebagai juara sejati oleh Andrea Pirlo setelah superstar Juventus itu mencetak dua gol penentu kemenangan 2-0 atas Cagliari, Minggu (22/11).

Pemain internasional Portugal itu mencetak sepasang gol dalam waktu empat menit menjelang akhir babak pertama untuk menambah koleksi golnya musim ini menjadi delapan gol dalam enam penampilan di semua kompetisi.

Dengan melakukan itu, Ronaldo menjadi pemain Juve pertama yang mencetak gol di setiap lima pertandingan Serie A pertamanya dalam satu musim di era tiga poin per kemenangan.

Dua gol kemenangannya datang dari lima percobaan dan ia juga memberikan tiga peluang untuk rekan-rekan satu timnya, performanya di laga itu lantas mendapat pujian dari pelatih Pirlo.

“Ia sosok profesional yang hebat, seperti yang sudah kita ketahui,” kata Pirlo kepada DAZN. “Ia sosok juara sejati dan menjadi teladan bagi semua orang di sekitarnya, baik dalam pertandingan mau pun latihan.”

“Satu-satunya nasihat yang bisa saya berikan kepadanya adalah terus melanjutkan apa yang sudah dilakukannya dengan cara yang sama.”

Juventus juga memiliki satu gol lewat aksi Federico Bernardeschi yang dianulir karena off-side dan juga lima kali mengancam gawang Alessio Cragno dalam duel yang berlangsung di Allianz Stadium.

Sebuah performa yang dominan dari Juve, dengan sembilan pemain mereka memiliki setidaknya 60 sentuhan bola, hanya sekali dalam 15 tahun terakhir tepatnya saat melawan Bologna pada 2018 mereka memiliki statistik yang lebih baik.”

Sebagai juara bertahan, Juventus memang masih belum kembali duduk di puncak klasemen Serie A setelah melalui delapan pertandingan bersama Pirlo, yang senang para pemainnya mulai lancar menerapkan ide-idenya.

“Ada begitu banyak kualitas yang dimiliki skuad ini, tapi itu saja tidak cukup,” lanjutnya. “Jika kami ingin mendominasi permainan maka kami harus melatih pergerakan bola dengan cepat dari sisi ke sisi.”

“Para pemain menikmati gaya sepakbola ini. Ketika kami memiliki penguasaan bola, kami harus menahan lawan.”

“Kami telah mencoba permainan menekan ini sejak pertandingan pertama namun tidak memiliki banyak waktu untuk bisa melakukannya dengan baik. Ini tentang memenangkan kembali bola secepat mungkin untuk menjaga tekanan.”

Hasil LiveScore Juventus

LiveScore Juventus

Pesona Bintang Lama Timnas Indonesia U-19 Bius Shin Tae Yong

Pesona Bintang Lama Timnas Indonesia U-19 Bius Shin Tae Yong

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae Yong, mulai mempercayakan bintang-bintang lama tampil sebagai starter dalam laga uji tanding di Kroasia.

Shin Tae Yong menunjukkan diri sebagai pelatih yang tak terbuai dengan nama tenar. Sejak masa seleksi pemain Timnas Indonesia U-19, juru latih asal Korea Selatan itu melakukan pencoretan terhadap beberapa pemain yang sudah mengoleksi menit bermain di skuad Garuda Muda.

Sutan Zico, Kartika Vedhayanto, dan Hamsa Lestaluhu yang memiliki jam terbang di Timnas Indonesia U-19 dan U-16 ketika masih dilatih Fakhri Husaini adalah nama-nama yang tak masuk skuat Shin Tae Yong.

Dalam laga uji tanding pertama di Kroasia, menghadapi Bulgaria, Shin Tae Yong pun melakukan langkah eksperimen. Tidak ada nama Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi, Brylian Negietha Dwiki Aldama, dan Mochammad Supriadi yang turut mengantar Timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF 2018 dalam starter.

Tiga nama tersebut mulai dimainkan sejak menit pertama dalam tiga laga uji coba belakangan, ketika melawan Arab Saudi dan dua kali melawan Qatar.

Bagas mulai mengisi posisi full back kanan, sementara Brylian menggalang lini tengah, dan Supriadi menyisir sayap kiri.

Keberadaan Bagas, Brylian, dan Supriadi pun menjadikan Timnas Indonesia U-19 lebih familier. Selain juga karena keberadaan David Maulana yang hampir selalu mengisi lini tengah serta Witan Sulaeman yang menjadi warisan Timnas Indonesia junior di era Indra Sjafri.

Kunjungi Situs Liveskor Bola Terbaru

Beberapa nama lama di yang juga mendapat rotasi bersama Shin Tae Yong adalah Rizky Ridho Ramadhani, Yudha Febrian, Ahmad Rusadi, Beckham Putra, Braif Fatari, dan Saddam Emiruddin Gaffar.

Braif bahkan mulai mendapat kepercayaan menjadi penyerang, meninggalkan posisi lama sebagai gelandang.

Sementara Andre Oktaviansyah yang juga seangkatan dengan David, Brylian, dan Bagas, belum juga ditampilkan Shin Tae Yong dalam lima laga uji tanding.

Andre bersama Jack Brown dan Mohammad Kanu dilaporkan masih dalam perawatan cedera sehingga belum mendapat kesempatan unjuk kemampuan di atas lapangan.

Persaingan mendapat tempat sebagai starter yang cukup ketat di era Shin Tae Yong membuat para pemain selalu fokus dalam memberikan permainan terbaik.