Nyanyian Garuda di Dadaku Berkumandang di Istora Senayan

Posted on

Cabang olahraga badminton Asian Para Games 2018 masih menyedot atensi terbesar para penggemar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (9/10).

Badminton terus jadi cabang olahraga sangat populer di tanah air. Usai dihibur bersama performa pebulu tangkis dari kalangan normal di Asian Games 2018, para pendukung Bulu Tangkis begitu saja mengarahkan fokusnya.

Akhir-akhir ini di turnamen Asian Para Games 2018, para penggemar dari semua usia memberi gairah pada para olahragawan yang tengah bermain.

Terutama guna cabang olahraga bulu tangkis melalui kalangan penyandang disabilitas. Menurut dilansir melalui laman Asian Para Games 2018, olahragawan disabilitas bulu tangkis Indonesia seharusnya menerima kekalahan dari Thailand.

Olahragawan badminton difable Indonesia memainkan Setiawan Fredy yang berlaga di level solo putra Standing Lower (SL4).

Setiawan menerima kekalahan di dalam 3 set begitu saja 21-15, 16-21, 21- 12, melalui lawanya, Teamarrom Siripong, olahragawan dari Thailand.

Tapi, suport pendukung tuan rumah masih menggelora guna para olahragawan bulu tangkis difable Indonesia.

“Garuda pada dadaku, Garuda kebanggaanku, ku percaya hari itu tentu unggul, ” bunyi nyanyian fans Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.