Lionel Messi Bisa Sulap Sepak Bola Jadi Mudah

Pemain sayap Barcelona, Ousmane Dembele, memberikan pujian kepada rekan setimnya, Lionel Messi. Dia mengatakanbahwa La Pulga menjadi bintang sensasional.

“Lionel Messi sangat mengesankan, ia menjadikan sepak bola lebih enteng. Saya memberikannya bola dan ia mengerjakan hal-hal yang mengesankan. Saat ia ada di arena pertandingan, lebih enteng untuk salah satu striker, sebab rival bakal memusatkan perhatian pada Lionel Messi, ” tutur Dembele pada Soccerway.

Dalam peluang ini, Dembele jua angkat biacara tentang pertandingan skuatnya dengan Olympique Lyon pada fase 16 besar Liga Champions musim ini. Di mata Dembele, Lyon merupakan klub yang amat mematikan.

“Lyon merupakan klub berserta bintang yang amat baik dan amat sukar untuk unggul di sana. Mereka membuktikannya pada kampanye musim ini dengan unggul kontra City serta PSG. Nabil Fekir yang kena skorsing buat leg perdana merupakan bintang paling baik mereka, namun ada bintang lainnya yang punya kemampuan kuat, dan team saya perlu mewaspadai setiap orang. ”

“Aku mengamati dengan cermat laga Ligue 1, dan saya berlaga bareng pemain-pemain mereka di timnas Prancis seperti Fekir, Ferland Mendy ataupun Moussa Dembele. Mereka mematikan di arena pertandingan, ” Dembele melanjutkan.

Dembele sendiri telah memperkuat Barcelona di dalam 29 laga kampanye musim ini. Bintang dari Argentina ini jua menyumbang 13 gol serta 5 umpan.

3 Bintang yang Dapat Bantu Real Madrid Jawara La Liga Kampanye musim Ini

Real Madrid tak terlampau konsisten di La Liga kampanye musim ini. Mereka terus kalah dari klub-klub yang semestinya mereka kalahkan dengan gampang pada kampanye musim 2018-19.

Cedera pun berdampak besar pada performa tim sebab pemain-pemain utama dihantam cedera di tahap penting kampanye musim ini. Mereka telah memecat Julen Lopetegui serta Santiago Solari pun tidak bisa memberikan motivasi mereka.

Mereka sekarang ada di tempat ke 4 serta terpaut sepuluh angka melalui pimpinan klasemen Barcelona. Madrid tentu meminta Barcelona terpeleset di dalam beberapa laga hingga mereka dapat memotong jarak.

Secara matematika, Madrid tetap memiliki asa buat memenangi La Liga kampanye musim ini. Tapi, mereka tak diperkenankan lagi kehilangan angka antara kini hingga penghujung kampanye musim.

Terdapat ekspekstasi besar melalui bintang-bintang Madrid di awal kampanye musim serta banyak dari mereka tidak bisa main pada level yang diinginkan. Padahal seluruh bintang Madrid diharapkan dapat menunjukkan kualitas paling bagusnya buat mendapat prestasi.

Berikut di bawah ini 3 bintang yang dapat menghantarkan Real Madrid mengangkat trofi La Liga kampanye musim ini menurut Sportskeeda.

Gareth Bale – Gareth Bale merupakan satu dari sekian banyak striker sangat berbahaya di dunia. Tapi, cedera, khususnya di Real Madrid, sudah menghentikannya dari berlaga di tingkat elit dengan cara stabil.

Bale disebut menjadi bintang yang sangat pantas buat sebagai pengganti Cristiano Ronaldo usai sang bintang pergi dari Santiago Bernabeu. Madrid tak mendatangkan suksesor Ronaldo serta hasilnya, semua orang menanti apa Bale dapat jadi pengganti Ronaldo di Madrid.

Ia amat mengecewakan sebab ia cuma menyarangkan 4 goal serta membikin 2 assist di dalam 15 penampilannya di La Liga kampanye musim ini. Ia dihantam cedera semenjak laga kontra Villarreal serta Madrid kehilangan angka dengan cara teratur sepanjang ia tidak ikut serta.

Apabila Bale tak cepat kembali serta menyarangkan goal secara reguler, kesempatan Madrid buat memenangkan La Liga kampanye musim ini bakal mulai nampak amat mustahil.

Luka Modric – Luka Modric punya tahun yang mengesankan pada tahun 2018 di tingkat pribadi. Namun apabila menyaksikan performanya di tim, Modric tidak main ke level yang menjadikannya memperoleh Balon D’or perdananya di bulan Desember tahun kemarin.

Ia merupakan pemain berposisi gelandang paling baik di 2018. Tapi bila melihat catatan ini, Modric tidak menyarangkan 1 goal pun di La Liga 2018/19 serta cuma membikin 2 assist dan ini terbilang amat rendah dari apa yang diinginkan dari dirinya kampanye musim ini.

Setiap orang menyaksikan Modric menjadi bintang paling baik di dunia usai Cristiano Ronaldo angkat kaki menuju Juventus. Ia didambakan dapat memimpin Los Blancos di dalam perebutan piala La Liga kampanye musim ini. Tapi, ia tidak bisa menyumbang kontribusi yang besar buat tim.

Alhasil, Madrid mendapatkan kesulitan menghadapi tim-tim elit Spanyol lain. Ia perlu memimpin Madrid di tiap-tiap laga serta membikin umpan pada teman-temannya buat menyarangkan goal atau musim Madrid bakal selesai dengan mala petaka.

Karim Benzema – Karim Benzema adalah satu dari sekian banyak bintang paling baik Real Madrid kampanye musim ini. Ia mendapatkan kampanye musim 2017-18 yang buruk serta banyak yang mengira ia bakal keluar dari Santiago Bernabeu. Tapi, ia tak cuma tinggal namun juga memberikan kontribusi paling banyak pada kampanye musim ini.

Benzema telah menyarangkan 7 goal di dalam 18 performa kampanye musim ini serta jadi top skorer mereka di La Liga 2018-19. Ia pun membikin 2 assist juga. Ia diharapkan jadi salah satu bagian vital dari sektor depan Madrid begitu tim mengambil keputusan buat tak menandatangani suksesor Ronaldo di bursa transfer musim panas tahun lalu.

Benzema belum berlaga seburuk beberapa kawan seklubnya, namun ia tentu tidak begitu stabil hingga menjadikannya tak bisa menghantarkan kesebelasannya main bagus pada La Liga kampanye musim itu.

Benzema mesti menyarangkan goal dan membikin umpan dengan cara stabil sepanjang sisa kampanye musim ini. Apabila tidak, musim Real Madrid bakal cepat usai serta masa depannya di tim pun bakal diragukan di penghujung kampanye musim mendatang.

Berbatov Percaya Salah Belum Pantas Disejajarkan bersama Messi

Mantan striker Manchester United, Dimitar Berbatov mengatakan Mohamed Salah belum pantas disejajarkan bersama Lionel Messi.

Musim kemarin Salah main sensasional bareng Liverpool. Di dalam semusim dia berhasil mencatatkan 44 goal pada seluruh ajang kejuaraan.

32 goal di antaranya dia hasilkan pada ajang Premier League. Salah juga memecahkan beberapa rekor serta mendapat beberapa gelar. Dia pun dinominasikan untuk mendapat Ballon d’Or musim 2018 ini

Hasilnya banyak yang lantas mengklaim tingkat bintang dari Mesir itu sepadan bersama bintang Barcelona, Messi juga bersama mantan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Walau pernah mengalami penurunan performa, Salah masih dapat menyarangkan banyak goal di kampanye musim ini. Sepanjang ini dia telah mencatatkan 12 goal pada seluruh ajang, sepuluh di antaranya di Liga Premier Inggris.

3 di antaranya dia cetak di hari Sabtu (08/12) lalu ketika menghadapi Bournemouth. Meskipun begitu Berbatov tidak berpikir jika Salah telah mencapai tingkat La Pulga.

“Ia tak berada di sana bersama Messi serta Ronaldo. Tidak ada bintang yang levelnya menyamai (Messi serta Ronaldo),” ungkapnya pada Sky Sports.

“Mo Salah punya banyak kemampuan Messi. (meskipun) Mungkin bukanlah tingkat yang serupa,” lanjut Berbatov.

Pelatih Bournemouth, Eddie Howe, melayangkan pujian pada Salah pasca laga. Dia mengatakan mantan bintang AS Roma itu menjadi satu dari sekian banyak bintang paling baik sejagat saat ini.

“Salah terlihat bagus, bukan begitu?” Puji Howe dilansir melalui fourfourtwo.

“Ia terlihat sangat garang serta kami kesulitan mengatasi performanya. Dia merupakan satu dari sekian banyak bintang paling baik sejagat,” lanjutnya.

Hleb Tidak Sabar Bereuni Kembali bersama Fabregas

Di dalam laga lanjutan Liga Europa putaran ketiga, Chelsea bakal melawan tamu dari Belarusia, BATE Borisov. Pertandingan ke 3 Grup L itu pun bakal jadi ajang bereuni antar ke 2 bintang ke 2 tim. Ialah Cesc Fabregas serta Alexander Hleb yang bakal bertemu di rumput hijau usai bertahun-tahun berpisah.

Tentang mungkin bermain menghadapi Fabregas, Hleb tidak dapat menyembunyikan antusiasmenya.

“Akan amat menyenangkan berjumpa kembali dengan Fabregas. Kami telah saling berkirim kabar sebelum pertandingan itu. Saat aku berjumpa dengannya, aku bakal memukul kepalanya,” canda Hleb dilansir melalui Daily Telegraph.

Ke 2 gelandang itu merupakan kawan satu tim di Arsenal di musim 2005-2008. Ke 2 jadi andalan sektor tengah Meriam London di waktu itu. Meski begitu, ke 2 memiliki jalan karier yang lain setelahnya. Hleb pernah menuju Barcelona, tapi lantas merantau menuju beberapa tim di Turki, Rusia, sampai akhirnya balik lagi menuju Belarusia bareng BATE.

Sedangkan Cesc malah bergelimang piala. Bareng Barcelona, dia menjuarai Copa del Rey, LaLiga, serta Piala Dunia Antarklub. Balik lagi menuju Inggris bareng The Blues, pemain berposisi gelandang dari Spanyol itu pun berhasil menangi 2 gelar Liga Premier Inggris serta Piala FA. Sekarang, setelah terakhir bareng pada tahun 2008, mereka berdua bakal balik lagi berjumpa di atas gelanggang menjadi musuh.

Keakraban ke 2 nampak diberi pertanyaan media siapa di antara mereka dan Fabregas yang terbaik menjadi bintang sepakbola.

“Tanya Fabregas, ia paham siapa di antara kami berdua yang paling baik,” canda Hleb lagi menutup perbincangan.

Allegri Sebut Laga Pascajeda Internasional Selalu Berbahaya

Juru tak-tik Juventus, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa ia amat memusatkan perhatian di dalam mempersiapkan pertandingan minggu kesembilan Serie A 2018-19.

Juventus bakal menjadi tuan rumah kala melawan Genoa di dalam lanjutan turnamen Serie A di Stadion Allianz Turin pada Sabtu (20/10).

Walau Juventus memiliki kemampuan tim setingkat lebih bagus serta kesenjangan mencolok pada papan klasemen, Allegri tak mau menganggap pertandingan vs Genoa dengan sebelah mata.

Sebab, pertandingan itu dimulai tepat usai anak asuhnya menjalani pertandingan-pertandingan internasional bareng timnas sendiri-sendiri.

Walau bukanlah sesuatu yang asing, laga pascajeda internasional senantiasa sukar dilakoni untuk Allegri.

“Kami perlu cepat balik lagi memusatkan perhatian ke laga liga. Laga perdana usai jeda merupakan yang sangat berbahaya, ” tutur Massimiliano Allegri seperti dilansir BolaSport. com melalui Football Italia.

“Di sisi lainnya, Genoa juga sekarang sudah menggantikan pelatih. Laga seperti itu bakal terus sukar buat dihadapi, ” katanya.

Di partai pascajeda internasional sebelumnya pada September 2018, Juventus bisa memegang raihan perfect di Serie A karena hasil positif dengan kedudukan 2-1 kontra Sassuolo di markas sendiri.

Usai itu, dengan cara berturut-turut Juventus sukses menghajar Frosinone, Bologna, Napoli, serta Udinese.

Pickford Gagal Ulangi Rekor Kiper Legendaris Inggris

Penjaga gawang tim nasional Inggris, Jordan Pickford, tidak berhasil mengulangi raihan kiper legendaris Kesebelasan 3 Singa, Peter Shilton, kala menghadapi Spanyol pada pertandingan matchday ketiga Grup empat Liga A UEFA Nations League.

Di partai yang bergulir di Stadion Benito Villamarin, Senin (15/10/2018) ataupun Selasa malam WIB ini, tim nasional Inggris sukses mendapat hasil positif 3-2.

Tim nasional Inggris telah memimpin 3-0 berkat gol-gol lewat Raheem Sterling (menit ke-16 serta 38′) kemudian Marcus Rashford (29′).

Tapi di fase ke 2, tim nasional Inggris tak bisa menambah keunggulan serta malah gawang mereka 2 kali kebobolan Spanyol lewat Paco Alcacer (menit ke-58) serta Sergio Ramos (90+8′).

2 goal balasan dari tim nasional Spanyol itu menjadikan Jordan Pickford tidak berhasil mengulangi raihan Peter Shilton 38 tahun lalu.

Raihan yang diibaratkan merupakan penjaga gawang tim nasional Inggris bersama koleksi catatan tidak kebobolan di dalam laga tandang melawan Spanyol di 26 Maret 1980.

Ketika itu, Inggris unggul dengan score 2-0 di Camp Nou, Barcelona.

Setelah Peter Shilton berhasil memperoleh catatan tidak kebobolan di partai itu, tak muncul lagi penjaga gawang tim nasional Inggris yang bisa mempertahankan gawang-nya senantiasa bersih di tanah Spanyol.

Pada awalnya, David James serta Joe Hart sudah jadi penjaga gawang tim nasional Inggris yang mendapat catatan tidak kebobolan kala melawan Spanyol, namun pertandingan-pertandingan itu bergulir di markas sendiri, Stadion Wembley.

Nyanyian Garuda di Dadaku Berkumandang di Istora Senayan

Cabang olahraga badminton Asian Para Games 2018 masih menyedot atensi terbesar para penggemar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (9/10).

Badminton terus jadi cabang olahraga sangat populer di tanah air. Usai dihibur bersama performa pebulu tangkis dari kalangan normal di Asian Games 2018, para pendukung Bulu Tangkis begitu saja mengarahkan fokusnya.

Akhir-akhir ini di turnamen Asian Para Games 2018, para penggemar dari semua usia memberi gairah pada para olahragawan yang tengah bermain.

Terutama guna cabang olahraga bulu tangkis melalui kalangan penyandang disabilitas. Menurut dilansir melalui laman Asian Para Games 2018, olahragawan disabilitas bulu tangkis Indonesia seharusnya menerima kekalahan dari Thailand.

Olahragawan badminton difable Indonesia memainkan Setiawan Fredy yang berlaga di level solo putra Standing Lower (SL4).

Setiawan menerima kekalahan di dalam 3 set begitu saja 21-15, 16-21, 21- 12, melalui lawanya, Teamarrom Siripong, olahragawan dari Thailand.

Tapi, suport pendukung tuan rumah masih menggelora guna para olahragawan bulu tangkis difable Indonesia.

“Garuda pada dadaku, Garuda kebanggaanku, ku percaya hari itu tentu unggul, ” bunyi nyanyian fans Indonesia

Messi Paling Girang Bobol Gawang Tim Inggris

Lionel Messi serta tim Inggris ibarat 2 hal yang tidak terpisahkan. Bintang Barcelona ini sangat girang ketika menjebol gawang wakil Liga Premier Inggris selama tugas di Liga Champions.

Bintang Barcelona itu memimpin hasil positif 4-2 Barca atas Tottenham Hotspur di partai Liga Champions Grup B di Stadion Wembley, London, Kamis (4/10) dini hari WIB.

Messi menyumbangkan 2 skor (56′, 90′) untuk melengkapi raihan Philippe Coutinho (2′) serta Ivan Rakitic (28′) pada paruh ke 1.

Adapun 2 skor Spurs dilesakkan Harry Kane (52′) juga Erik Lamela (66′).

Seperti dilansir catatan Squawka yang dikutip BolaSport. com, Messi melalui pertandingan itu menyatakan bahwa ia menjadi pemangsa spesialis tim Inggris.

Termasuk dua gol di partai debut versus Spurs, Messi telah memasukkan 22 gol ke dalam 29 pertandingan melawan wakil Inggris di Liga Champions selama kariernya.

Di antara tim-tim Inggris, mangsa sangat empuk bagi Messi merupakan Arsenal, yang kebobolan sembilan kali hanya dalam enam performa.

Incaran favorit ke-2 sang superstar merupakan Manchester City dengan enam gol dari enam pertandingan.

Chelsea jadi lumbung gol Messi selanjutnya via tiga gol dari sepuluh pertemuan terakhir.

Lantas Manchester United dibobol Messi 2 kali usai bertemu dalam empat peluang.

Sekarang Tottenham Hotspur dengan cepat mengalami 2 skor dalam perjumpaan pertama mereka sebagai musuh Messi di Liga Champions musim ini.

Adapun Liverpool tengah selamat melalui lesakan gol Messi dalam 2 pertandingan kontra striker berumur 31 musim ini.

Argentina Memalukan, Sampaoli Hanya Dapat Meminta Maaf

Tim nasional Argentina musti keluar arena pertandingan sambil tertunduk malu sehabis tumbang dari team kuda hitam, Kroasia, di dalam pertandingan hari Jumat (22/6) dini hari tadi. Merasa bertanggung jawab, sang manajer, Jorge Sampaoli, cuma dapat memohon maaf pada pendukung.

Argentina tidak berdaya ketika gawang yang dikawal oleh Willy Caballero musti dijebol hingga 3 kali oleh semua punggawa Kroasia. Ante Rebic, Luka Modric, dan Ivan Rakitic jadi dalang dari hasil negatif memalukan Albiceleste ini.

Dengan komposisi sosok yang bagus dan punggawa paling baik di dunia sekarang, Lionel Messi, tentu ekspektasi pendukung pada Argentina menjulang tinggi. Tapi naas, sekarang mereka lagi terancam tak dapat melalui babak penyisihan grup.

Sampaoli sendiri juga tidak dapat berkutik menyaksikan hasil yang didapatkan anak-anak asuhnya selama ini. Oleh karenanya, dia pun cuma dapat memohon maaf atas cacatan jelek Argentina serta ketidakmampuannya menjadikan Messi tajam.

“Pertama-tama saya memohon maaf kepada semua pendukung. Fakta tim Argentina menutup kecemerlangan Messi. Team tak bersatu dengan semestinya,” ungkap Sampaoli sebagaimana yang dilansir dari BBC Sport yang kami baca dari website berita bola terkini.

“Saya kerap cari posisi paling pas untuk semua punggawa di arena pertandingan. Punggawa pun mempunyai tanggung jawab yang special, namun kami tak sukses mendapatkan jalinan yang dapat diambil bagi Argentina atau Lionel Messi, ” imbuhnya.

Menurut livescore Liga Inggris, skor pertama-tama yang dibuat Rebic, bermula dari kekeliruan Willy Caballero, disebut Sampaoli jadi sumber kekalahan Argentina. Dan ia pun merasa sakit dengan hasil negatif mutlak ini.

“Kroasia merupakan team super, namun sehabis kami kemasukan, kami kehilangan cara serta terkoyak dengan emosi. Kami tak dapat merubah insiden ini,” imbuhnya.

“Saya amat tersakiti oleh hasil negatif ini, namun saya barangkali tak mengerti laga sebagaimana semestinya,” sambungnya.

Dengan begitu, ekspektasi Argentina untuk melaju dari babak grup pun sekarang makin menipis. Pertandingan vs Nigeria di hari Minggu berikutnya bakal jadi penentu perjuangan Albiceleste di persaingan sekarang ini.

Gerak Cepat, Barca Intai Hirving Lozano

Jawara La Liga, Barcelona menggunakan Piala Dunia 2018 untuk cari pemain-pemain kelas atas untuk memperkuat team mereka. El Barca dikatakan sekarang sedang berminat untuk menghadirkan punggawa Tim nasional Meksiko, Hirving Lozano.

Lozano yang main bagus dengan PSV Eindhoven pada kompetisi musim kemarin mendapatkan kepercayaan penuh dari manajer Juan Carlos Osorio. Dia jadi punggawa starter di pertandingan melawan Tim nasional Jerman beberapa hari kemarin.

Di pertandingan ini, penampilan Lozano mengundang decak kagum dia membikin 1 skor menuju gawang Jerman hingga Meksiko mengalahkan sang jawara bertahan Piala Dunia ini.

Menurut dari ESPN FC yang juga menyajikan website berita bola, penampilan bagus Lozano ini tak lepas dari sorotan Barcelona. Team yang berasal dari Catalunya tersebut berminat untuk menghadirkan sang punggawa menuju Camp Nou sesuai Piala Dunia tahun ini.

Barcelona pribadi memang diberitakan memerlukan amunisi baru di area depan mereka. Team berjuluk Las Azulgrana tersebut dikatakan livescore Liga Inggris tak senang dengan penampilan Ousmane Dembele yang diboyong dengan tinggi dari Bourssia Dortmund pada kompetisi musim kemarin.

Barcelona sendiri mempunyai rencana untuk menghadirkan Antoine Griezmann. Tapi sang punggawa mengambil keputusan untuk bermain di Atletico Madrid hingga mereka membutuhkan cari penggantinya.

Lozano sendiri dipandang mempunyai karakteristik permainan-permain yang pas dengan skema Ernesto Valverde. Maka dari itu Barca bakal memantau lebih lanjut penampilan sang punggawa sepanjang di Piala Dunia tahun ini.

Tapi untuk menghadirkan Lozano, Barcelona mempunyai suatu problem raksasa. Mereka telah tak mempunyai slot lagi untuk punggawa non Uni Eropa saat ini.

Di La Liga, semua tim dipersilahkan menghadirkan punggawa berstatus non Eropa hingga tiga punggawa. Sekarang slot tersebut telah dipegang oleh Philippe Coutinho, Paulinho serta Yerry Mina.

Di bursa perpindahan punggawa musim dingin esok, Barcelona jua bakal kedatangan Arthur Melo dari Gremio. Maka dari itu sukar rasanya ununtuk mereka untuk merealisasikan perpindahan ini.